Hati-Hati Bawa Hati (Nanti Juga Ada Waktunya)

9 01 2011

Sumber gambar by google.com

Di suatu pagi yang cerah, hape seorang akhwat berdering pertanda ada sebuah SMS masuk. Ting tung… Ting tung…

“Tetap istiqomah ya ukhti. Semangat, selamat berjuang. Semoga Allah menyertai anti.” Sender: Ikhwan +62817xxx

Senyum pun timbul pada raut wajahnya dengan malu-malu. Serasa ada hangat menyelusup dada dan membuat jantung berdegup lebih cepat. Otaknya pun sekejap bertanya, “Ada apa? Sungguh, bukan apa-apa. Aku hanya senang karena ada saudara yang menyemangatiku.” Si akhwat menyangkal hatinya cepat-cepat. Dan ia bergegas meninggalkan kamarnya, ada kegiatan Bakti Sosial. Ia berlari sambil membawa sekeping rasa bahagia membaca SMS tadi yang sebagian besar bukan karena isinya, melainkan karena nama pengirimnya.

“Ana lagi di bundaran UGM nih, ukhti. Ada demo. Doakan kami agar bisa memperjuangkan ini.” Sender: Ikhwan +628179823xxx

“Untuk apa dia memberitahukan ini padaku. Bukankah banyak ikhwan atau akhwat lain?” Nada protes bergema di benaknya. Tapi di suatu tempat, entah di mana ada rasa yang berhembus lalu. Rasa bangga menjadi perempuan yang terpilih yang di-SMS-nya.

***

Pagi itu, hape kesayangannya berdering kembali. Tititt… Tititt…

“Ukhti, Selamat hari lahir. Semoga hari-hari yang dijalani lebih memberi arti.”

Dada membuncah hampir meledak bahagia. “Dia bahkan ingat hari lahirku!” Dibacanya dengan berbunga-bunga.

Tapi pengirimnya, Sender: Akhwat +6281349696xxx

Senyumnya yang cerah perlahan memudar dengan tarikan napas panjang. Kecewa, bukan dari dia.

Kemudian hapenya berdering lagi. Ting tung… Ting tung…

“Ukhti, Selamat hari lahir. Semoga hari-hari yang dijalani lebih memberi arti dan tambah barokah ya…” Sender: Ikhwan +628179823xxx

“Ya, Dia!” Pagi itu terasa lebih indah dari hari-hari biasanya. Senyumnya mengembang kembali. Dan bunga-bunga itu pun mekar-lah pula. :)

***

Cerita di atas tadi adalah gambaran sebuah gerak hati seorang akhwat di negeri antah berantah yang sangat dekat dengan kita. Gerak hati yang mungkin pernah bersemayam di dada kita juga. Bisa jadi kita yang mengangguk-angguk ini sambil tertawa kecil atau berceletuk pelan, “Seperti aku nih”, saat membacanya. Hayo, ngaku aja deh..! He..he..he.. :)

Mari kita cermati kondisi potongan terakhir dari cerita tadi.

Kalimat SMS keduanya persis sama, yang intinya mengucapkan dan mendoakan atas hari lahir (mungkin mencontek dari sumber yang sama ya, he he he). SMS sama tapi berhasil menimbulkan rasa yang jelas berbeda. Karena memang ternyata lebih berarti bagi si akhwat adalah pengirimnya, bukan apa yang dikatakannya.

Namun sebenarnya, apakah Allah membedakan doa laki-laki dan perempuan? Mengapa menjadi lebih bahagia saat si Ikhwan Gagah yang mendoakan?

***

Konon, ceritanya terus berlanjut…

Suatu hari yang cerah, sang akhwat mendapat kiriman dari si ikhwan itu. Sebuah kartu biru yang sangat cantik. Tapi sayang, isinya tidak secantik itu. Menghancurkan hati akhwat menjadi berkeping-keping tak berbentuk lagi. Kartu biru itu adalah kartu undangan pernikahan si ikhwan. Dengan akhwat lain, tentu saja.

Berbagai Tanya ditelannya. “Mengapa dia menikah dengan akhwat lain? Bukankah dia sering mengirim SMS padaku? Bukankah dia sering me-miscall ku untuk qiyamull lail? Bukankah dia ingat hari lahirku? Bukankah dia suka padaku? Mengapa? Mengapa???”

Dan, air mata berjatuhan di atas bantal yang diam…

SSSttt… Teman, jangan bilang-bilang, yaa!!! Dia hanya tidak tahu. Ikhwan itu juga mengirimkan SMS, miscall, mengucapkan selamat hari lahir dan bersikap yang sama ke berpuluh akhwat lainnya! Subhanallah…

Ironis. Sedih, tapi menggelikan. Menggelikan tapi menyedihkan. Sekarang siapa yang bisa disalahkan? Akhwat memang seharusnya menyadari dari awal, SMS-SMS yang terasa indah itu bukan tanda ikatan yang punya kekuatan apa-apa. Siapa yang menjamin bahwa ikhwan itu ingin menikahinya? Bila ia berharap, maka harapanlah yang akan menyuarakan penderitaan itu lebih nyaring.

Allahualam, apapun niatnya, semurni apapun itu, ingatlah, SMS yang melibatkan dua orang, si pengirim dan si penerima. Putih si pengirim, tak menjamin putihnya juga si penerima. Bisa jadi ia akan berwarna merah muda. Merah muda di suatu tempat, di hati atau menjadi rona di pipi yang tak akan bisa disembunyikan di depan Allah.

Laki-laki dan wanita diciptakan berbeda bukan saling memusuhi, bukan juga saling bercampur tak bertepi. Tapi semestinya saling menjaga diri. Secara fisik, emosional, atau kedua-duanya. SMS tampak aman dari pandangan orang lain, hubungan itu tak terlihat mata. Tapi, setan semakin menyukainya. Mereka berbaris di antara dua handphone itu, menari-nari diantara untaian kata SMS yang dikirimkan. Maka dimanapun mereka berada, setan tetaplah musuh yang nyata!

Teman-teman, bila kita menginginkan SMS-SMS itu, tengoklah di inbox kita. Bukankah disana tersusun dengan manis SMS-SMS dari saudara/i-mu. Saudara-saudarimu yang dengan begitu banyak aktivitas, amanah, kelelahan, dan kesedihan yang sangat memerlukan perhatianmu. Juga begitu banyak teman-temanmu yang belum mengenal Islam menunggu kau bawakan SMS-SMS cahaya untuk mereka.

Ada saatnya nanti. Ya, ada saatnya nanti hape kita dihiasi oleh SMS-SMS romantis. SMS-SMS yang walaupun hurufnya berwarna hitam semua, tapi tetap bernadakan merah muda. Untuk seseorang dan dari seseorang yang sudah dihalalkan kita berbagi hidup, dan segala kata cinta di alam semesta.

Cinta yang bermuara pada penciptaNya. Cinta dalam Cinta. Bersabarlah untuk waktu yang indah itu…

***

Ting tung… Ting tung…

“Ummi, abi lagi ngisi pengajian di Kampus Pelangi. Di depan abi ada beribu bidadari berjilbab rapi. Tapi tak ada yang secantik bidadariku di istana Baiti Jannati. Miss u my sweety.” Sender: Abi Gagah :)

“Abi, yang teguh ya. Pangeranku, rumah ini terasa gersang tanpa teduh wajahmu. Luv u yaa.” Sender: Ummiku sayang ^_^ 

***

Ya, hanya untuk dia kita tulis the Pinkest Short Massage Services. Atau SMS-SMS paling merah muda.

Memang sih, jatuh cinta itu nggak haram kok. Cuma ya itu, cara kita menyikapi atau mengekpresikannya. Jangan terlalu terburu-buru, ntar juga ada waktunya kok. Sabar ya, Insya Allah…

***

Semoga bermanfaat.

Ingatkan saya jika terlupa. :)

Sumber: www.bukukita.com





Profil Tim Peserta Liga Primer Indonesia

8 01 2011

Logo LPI

Pada hari Sabtu, 8 Januari 2011 kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) resmi bergulir. Meskipun pada awalnya kompetisi ini ditentang oleh PSSI sebagai induk organisasi sepakbola di Indonesia karena LPI dianggap sebagai kompetisi yang illegal, namun pihak panitia LPI tetap bersikukuh untuk menggelar kompetisi ini. Pro dan kontra pun terjadi di masyarakat pecinta sepak bola Indonesia. Pihak yang pro terhadap kompetisi ini meyakini bahwa LPI bisa membawa perubahan bagi prestasi dunia sepakbola Indonesia karena manajemennya dilakukan secara profesioal dan juga tidak lagi tergantung dari dana APBD.

 Pembukaan dan pertandingan perdana dilakukan di stadion Manahan Solo dengan mempertemukan kesebelasan Solo FC sebagai tuan rumah menghadapi kesebelasan Persema. Pada pertandingan pebukaan tersebut dimenangkan oleh kesebelasan Persema dengan skor 5-1. Kompetisi ini diikuti oleh sebanyak 19 tim, yang sebagian besar adalah tim baru dan 4 diantaranya tim yang pernah main di Liga Super Indonesia (LSI). Meskipun pada awalnya masih ada beberapa pihak yang masih meragukan kualitas tim-tim tersebut, namun beberapa pelatih asing yang menangani tim-tim baru tersebut pernah bermain di ajang Piala Dunia, sehingga tetap menjanjikan akan dapat menampilkan kualitas permainan yang menarik.

Berikut daftar lengkap tim peserta LPI 2010/2011:

1. Aceh United

Persebakbolaan di Kota Banda Aceh, yang menyimpan bakat-bakat pemain muda dan suporter sepak bola atraktif, kembali hidup dengan kehadiran Aceh United sebagai salah satu peserta Liga Primer Indonesia.

Stadion : Harapan Bangsa, Banda Aceh (kapasitas 40.000)

Pelatih : Lionel Charbonnier (Perancis)

*

2. Bali De Vata

Sempat disegani dengan klub-kub besar seperti Gelora Dewata, sepakbola Bali terpuruk selama lebih dari satu dekade. Kini Bali kembali tampil melalui klub Bali Dewata.

Stadion : Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (kapasitas 25.000)

Pelatih : Willy Scheepers (Belanda)

 

*

3. Bandung FC

Bandung FC akan semakin mengharumkan nama Bandung. Kekuatan klub muda ini langsung terlihat dalam Laga Pra Musim kompetisi dan memiliki harapan besar di arena Liga Primer Indonesia.

Stadion : Siliwangi, Bandung (kapasitas 25.000)

Pelatih : Nandar Iskandar

*

4. Batavia Union

Mewakili kota Jakarta, Batavia Union merupakan klub baru dengan materi pemain-pemain yang handal dan berpengalaman menggeluti liga nasional. Meski baru, klub ini telah memiliki basis suporter yang setia dan bersemangat. Klub ini juga merupakan salah satu klub yang bersinar pada Laga Pra Musim Kompetisi LPI.

Stadion : Tugu, Jakarta (Kapasitas 20.000)

Pelatih : Roberto Bianchi (Brasil)

*

5. Bogor Raya

Klub yang dikenal dengan nama Laskar Kujang ini berisikan manajemen muda yang kreatif dan penuh semangat. Klub ini juga membuat kejutan dengan mendatangkan mantan pemain River Plate, Diego Bogado, gelandang sayap asal Argentina berusia 24 tahun. Bogor Raya optimis dapat mengubah persepakbolaan Indonesia melalui semangat generasi muda.

Stadion : Persikabo, Bogor (kapasitas 15.000) dan Pajajaran, Bogor (kapasitas 12.000)

Pelatih : John Arwandy

*

6. Cendrawasih Papua

Cendrawasih FC lahir dari klub Kontiki FC, yang merupakan binaan para mantan pemain Persipura yang tergabung dalam Asosiasi Mantan Pemain Persipura (AMPP). Papua sendiri dikenal sebagai ladang bakat-bakat muda pemain sepakbola Indonesia dan secara konsisten melahirkan pemain-pemain bintang.

Stadion : Mandala, Jayapura (kapasitas 30.000)

Pelatih : Uwe Erkebrecher (Jerman)

*

7. Jakarta 1928

Jakarta 1928 merupakan salah satu klub yang unik di pentas Liga Primer Indonesia. Klub ini membawa semangat perubahan yang diusung Voetbalbond Indonesish Jakarta (VIJ), salah satu klub sepakbola yang menjadi bagian perjuangan di masa penjajahan dulu. Semangat yang sama selama ini bersemayam di klub Persija Jakarta.

Stadion : Lebak Bulus (Kapasitas 25.000)

Pelatih : Bambang Nurdiansyah

*

8. Kabau Padang

Kabau Padang lahir dari inspirasi kemandirian yang telah dibangun oleh klub sepakbola mandiri Cement Padang. Melalui persiapan yang cenderung tertutup, Kabau Padang akan menyajikan gebrakan-gebrakan di dalam arena Liga Primer Indonesia.

Stadion : Agus Salim, Padang (kapasitas 28.000)

Pelatih : Divaldo Alves (Portugal)

*

9. Ksatria XI Solo

Kota Solo memiliki sejarah panjang dan membanggakan dalam persepakbolaan Indonesia. Klub asal kota Solo sempat menjuarai Galatama sebanyak 8 kali. Namun belakangan, nama Solo seakan tenggelam di pentas sepakbola nasional dan Jawa Tengah. Kini, Solo FC siap membawa Solo kembali berjaya di pentas nasional melalui Liga Primer Indonesia.

Stadion : Manahan, Solo (kapasitas 24.000)

Pelatih : Branko Babic (Serbia)

*

10. Manado United

Fokus Manado United adalan pengembangan pemain lokal. Diperkuat oleh mantan pemain-pemain Persma serta kehadiran Marquee Player Amaral, Manado United siap berprestasi pada musim kompetisi Liga Primer Indonesia.

Stadion : Klabat, Manado (kapasitas 20.000)

Pelatih : Muhammad Al Hadad

*

11. Medan Bintang

Medan Bintang, sebuah klub baru yang mendapat dukungan sejumlah elemen, yang berambisi mengangkat dan membesarkan prestasi kota Medan, yang dikenal dengan fanatismenya dalam sepak bola.

Stadion : Teladan, Medan (kapasitas 20.000)

Pelatih : Rene Van Eck (Belanda)

*

12. Medan Chiefs

Medan Chiefs lahir dari semangat klub sepakbola Pro Titan, yang memang sudah tidak lagi mengandalkan APBD. Pro Titan sudah lama bergelut di kancah sepakbola nasional sebagai klub yang mandiri. Semangat perjuangan klub sepakbola dari Medan tersebut akan berkembang melalui Medan Chiefs.

Stadion : Teladan, Medan (kapasitas 20.000)

Pelatih : Jorg Steinebruner (Jerman)

*

13. Persebaya

Persebaya memiliki sejarah panjang dalam persebakbolaan nasional Indonesia. Klub ini sempat meraih prestasi gemilang ketika klub-klub Perserikatan dan Galatama bersatu dalam Liga Indonesia (1994) dan meraih gelar juara pada tahun 1997 dan 2005. Kini, Persebaya membuka lembaran baru untuk menorah prestasi di Liga Primer Indonesia.

Stadion : Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya (kapasitas 35.000)

Pelatih : Aji Santoso

*

14. Persema Malang

Persema memiliki visi untuk memajukan persebakbolaan Indonesia. Berkat visi tersebutlah, Persema memilih untuk bergabung dengan Liga Primer Indonesia. Saat ini Persema telah memiliki tim yang sangat tangguh dan memiliki peluang besar di kancah Liga Primer Indonesia.

Stadion : Gajayana, Malang (kapasitas 30.000)

Pelatih : Timo Scheuneman (Jerman)

*

15. Persibo

Tim “Laskar Angling Dharma” berdiri pada 12 Maret 1949 dan merupakan juara Divisi Utama musim 2009-1010. Dengan prestasi tersebut, klub ini siap menoreh lembaran sejarah baru di Liga Primer Indonesia.

Stadion : Letjen Haji Sudirman, Bojonegoro (kapasitas 15.000)

Pelatih : Sartono Anwar

*

16. PS Makassar

PS Makassar siap bertanding di Liga Primer Indonesia. Tim besutan Robert Alberts ini telah berlatih keras untuk bersaing di ajang kompetisi Liga Primer Indonesia musim 2011.

Stadion : Gelora Andi Mattalata, Makassar (15.000)

Pelatih : Robert Alberts

*

17. Real Mataram

Gairah sepakbola Yogyakarta kembali bersinar dengan hadirnya klub Royal Mataram. Nama Royal Mataram akan mewakili semangat dan kekuatan Kerajaan Mataram yang mendapat dukungan besar dari masyarakat Yogyakarta. Berbekal pemain-pemain berpengalaman, klub ini merupakan salah satu yang terkuat dengan mengantongi dua kemenangan.

Stadion : Maguwoharjo, Yogyakarta (kapasitas 30.000)

Pelatih : Jose Basualdo (Argentina)

***Jose Basualdo pernah mencicipi Piala Dunia 1990 dan 1994 semasa masih bermain membela timnas Argentina. Usai gantung sepatu, Basualdo menangani klub Ekuador, Deportivo Quito. Setelahnya, Basualdo menangani sejumlah klub Amerika Latin, seperti Universitario de Deportes, El Porvenir, Cienciano, Santiago Morning, dan Universidad de Santiago FC sebelum akhirnya dipinang Real Mataram.

*

18. Semarang United

Klub yang berbasis di Semarang, Jawa Tengah, ini sengaja disiapkan khusus untuk mengikuti Liga Primer Indonesia. Klub yang digagas oleh Novel Al Bakrie ini mendapat dukungan luas dari masyarakat sepakbola Kota Semarang. Bersama marquee player Amancio Fortes, Semarang United akan menjadi salah satu klub yang paling disegani di kancah Liga Primer Indonesia.

Stadion : Jatidiri, Semarang (kapasitas 25.000)

Pelatih : Edy Paryono

*

19. Tangerang Wolves

Semangat pendukung sepakbola di Tangerang tidak dapat diragukan lagi. Keberadaan Tangerang United di kota industri ini diharapkan dapat meningkatkan geliat dan semnagat persepakbolaan lokal. Dipimpin oleh pelatih yang jeli akan bakat-bakat muda, klub ini yakin dapat memperoleh tempat tersendiri di hati para pecinta sepakbola Indonesia.

Stadion : Benteng (kapasitas 25.000)

Pelatih : Paulo Camargo (Brasil)

*Sumber: http://bola.inilah.com/read/detail/1112412/inilah-19-profil-klub-liga-primer-indonesia





Welcome Liga Primer Indonesia

8 01 2011

Logo LPI

Akhirnya, pada tanggal 8 Januari 2011, Liga Primer Indonesia (LPI) resmi bergulir. Tendangan kick off pertama dilakukan oleh Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudiatmo yang sekaligus menjadi tanda bergulirnya kompetisi LPI. Lagu Indonesia Raya pun berkumandang sebelum pertandingan dimulai. Sebanyak 19 kesebelasan yang terdaftar dan mengikuti ajang LPI ini. Diantara ke-19 kesebelasan tersebut, 4 diantaranya berasal dari Indonesian Super League (ISL) atau Liga Super Indonesia (LSI) yaitu PSM Makasar, Persebaya Surabaya, Persema Malang, dan Persibo Bojonegro. Sebagai laga pembuka LPI, mempertemukan kesebelasan Persema Malang versus Solo FC yang dimainkan di Solo.

Liga Primer Indonesia sendiri pada awalnya digagas oleh pengusaha Arifin Panigoro dan beberapa kawan-kawan di klub sepakbola ternama di tanah air sebagai akibat kekecewaan terhadap kepemimpinan PSSI di bawah Nurdin Halid. LPI berjalan tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), klub peserta diharuskan mandiri dan bisa mengelola keuangannya sendiri. Sistem yang dianut oleh LPI ini mengadopsi dari Liga Primer Inggris yang berdiri sendiri dan terpisah dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA). Modal awal untuk klub akan diberikan berbeda tergantung kajian Liga Primer Indonesia. Modal akan diberikan maksimal 5 tahun, dan selanjutnya klub bisa menjalankan keuangannya sendiri. Sehingga LPI diharapkan akan mewujudkan kemandirian dan profesionalitas sepakbola Indonesia.

Pro dan kontra mengiringi Liga Primer Indonesia (LPI) sejak wacana tersebut muncul ke permukaan. PSSI selaku pemegang otoritas tertinggi sepakbola di Indonesia ikut kebakaran jenggot. Karena PSSI sudah memiliki Indonesia Super League (ISL). Apalagi setelah adanya LPI ini, ada beberapa klub yang tadinya bermain di ISL dan bernaung di bawah mereka, kini memilih hengkang dan pindah ikut berkompetisi di LPI. Hal itu yang menyebabkan PSSI menjadi berang dan menganggap kompetisi liga ini illegal. Sehingga ancaman sanksi pun disampaikan oleh PSSI kepada klub-klub yang memilih untuk berlaga pada kompetisi LPI.

Beberapa acaman sanksi yang akan diberikan kepada beberapa klub yang ikut berkompetisi di ajang LPI diantaranya akan dikeluarkan dari keaggotaan PSSI sehingga para pemain klub tersebut tidak akan bisa dipanggil atau tampil untuk membela timnas Indonesia. Hal ini juga yang sempat menjadi dilema bagi pemain keturunan Irfan Bachdim dan Kim Jeffery Kurniawan yang diharuskan memilih antara Timnas Indonesia atau klubnya Persema Malang yang ikut bergabung di LPI. Selain itu, rencanya FIFA juga akan memberikan sanksi jika kompetisi LPI yang dianggap illegal oleh PSSI ini masih tetap diselenggarakan.

Tapi, pihak LPI tidak gentar menghadapi beberapa ancaman yang diterima. Karena mereka menganggap dengan adanya ajang LPI ini, akan membawa perubahan terhadap prestasi dunia sepakbola Indonesia karena manajemennya dilakukan secara profesioal. Kita lihat saja nanti, apakah ajang LPI ini akan bisa membuat dunia sepakbola di Indonesia menjadi lebih maju dan berprestasi. Semoga…

“Selamat Datang Liga Primer Indonesia…” :)

Dari berbagai sumber.





Mari Bersyukur Setiap Waktu

8 01 2011

Sumber gambar: Google.com

Pernahkah kita berpikir berapa kekayaan setiap orang jika dihargai dengan uang? Berapakah harga tubuh manusia jika diuangkan? Berapa harga mata, hidung, telinga, mulut, otak, kepala, lidah, tangan kaki dan apa saja yang menjadi bagian dari tubuh manusia jika dirupiahkan?

Saat mata kita sehat, kita tak pernah berpikir betapa berharganya mata kita. Coba saja jika suatu ketika mata kita (mudah-mudahan saja tidak ya…), karena satu sebab kecelakaan tertentu, menjadi buta. Kebetulan kita memiliki tabungan milyaran rupiah. Apa yang kita lakukan? Kita pasti akan membayar berapa milyar pun untuk mengembalikan penglihatan kita. Tak peduli jika untuk itu tabungan kita terkuras nyaris habis.

Saat tangan atau kaki kita sehat dan normal, kita pun mungkin jarang berpikir betapa bernilainya kedua anggota tubuh kita itu. Namun, pernahkah kita membayangkan andai suatu saat, karena satu sebab musibah tertentu, tangan atau kaki kita itu harus diamputasi? Pasti, jika kebetulan kita orang kaya, kita akan sanggup mengeluarkan ratusan juta atau bahkan milyar rupiah asal tangan atau kaki kita tidak diamputasi dan kembali sehat serta normal seperti sedia kala.

Bagaimana pula jika satu sebab bencana tertentu wajah kita yang ganteng/cantik tiba-tiba harus menerima kenyataan rusak parah tak berbentuk akibat terbakar hebat atau terkena air keras? Pasti, kita pun dengan ikhlas dan rela akan melepaskan harta apa saja yang kita miliki asal wajah kita bisa kembali ganteng/cantik seperti sedia kala.

Sudah banyak bukti, orang-orang yang berpunya sanggup mengorbankan hartanya sebanyak apapun demi mengembalikan kesehatannya; demi sembuh dari penyakit jantung, kanker, kelumpuhan, kecacatan dll. Bahkan demi mengembalikan agar kulitnya menjadi kencang, atau agar keriput di wajahnya bisa hilang, banyak orang rela merogoh sakunya dalam-dalam.

Jika sudah demikian, semestinya kita sadar, betapa kayanya setiap diri kita; hatta jika secara materi kita bukan orang berpunya. Bukankah kita akan tetap mempertahankan mata atau hidung kita meski ada orang mau menawar dan membelinya seharga ratusan juta rupiah? Bukankah kita tak akan rela melepas jantung atau paru-paru kita walau ada orang berani menawarnya seharga semilyar rupiah?

Bukankah kita tak akan sudi kehilangan tangan atau kaki kita meski untuk itu kita mendapatkan kompensasi harta yang melimpah-ruah? Bukankah kita pun tak akan pernah rela menyewakan nafas kita barang lima atau 10 menit meski harga sewanya jutaan rupiah? Sebab, kita amat paham, tidak bernafas lima atau 10 menit berisiko menjadikan kita mati lemas.

Belum lagi jika kita berusaha meneliti udara yang kita hirup saat bernafas. Pikirkan pula air yang kita minum; yang digunakan untuk mandi, mencuci, memasak; dll. Renungkan pula bumi yang kita pijak, sinar matahari yang menyinari setiap hari, air hujan yang turun ke bumi, sinar bulan yang menghiasai malam, jalanan yang kita lalui, pemandangan alam yang kita nikmati, dll. Bagaimana jika semua itu harus kita beli? Berapa ratus juta bahkan berapa puluh milyar rupiah uang yang harus kita keluarkan?

Namun, alhamdulillah, semua kekayaan dan kemewahan itu Allah berikan kepada kita secara cuma-cuma alias gratis! Tak sepeser pun kita dipungut oleh Allah SWT untuk membayar nikmat yang luar biasa itu. Amat pantaslah jika Allah SWT dalam Alquran surat ar-Rahman berkali-kali mengajukan pertanyaan retoris kepada manusia:

Fa bi ayyi alaa’i Rabbikumaa tukadzibaan (Nikmat Tuhan manakah yang kalian dustakan)? Lebih dari itu, Dia-lah Tuhan Yang mengurus kita siang-malam tanpa pernah meminta upah secuil pun.

Mahabenar Allah Yang berfirman (yang artinya): Katakanlah, “Siapakah yang dapat memelihara kalian pada waktu malam dan siang hari selain Zat Yang Maha Pemurah?”(Qs. Al-Anbiya’ [21]: 42).

Pertanyaannya: Sudahkah atas semua itu kita bersyukur? Ataukah kita malah sering berlaku sombong dan takabur? Sudah berapa milyar kali hamdalah kita ucapkan untuk-Nya? Ataukah kita malah gemar berkhianat kepada-Nya? Na’udzu billah.

Semoga kita semua menjadi hamba Allah SWT yang selalu bersyukur setiap waktu atas segala karunia-Nya yang luar biasa itu, bukan hamba yang takabur apalagi kufur kepada-Nya. Paling tidak, hal itu dibuktikan dengan keseriusan dan ketekunan kita dalam beribadah dan ber-taqarrub kepada-Nya; dalam menaati segala titah-Nya; dalam mengorbankan apa saja untuk agama-Nya; serta dalam berjuang menegakkan akidah dan syariah-Nya demi kemuliaan Islam dan umatnya.

Insya Allah, Amin…

*Ingatkan jika saya terlupa. :)

Sumber: http://jamaahmasjid.blogspot.com.





Nah, Ini Yang Sering Keliru…

2 01 2011

Sumber gambar dari Google.com

Ada istilah yang sangat nge-trend umumnya dikalangan kita anak remaja yaitu:

1. “Shalat jalan, maksiat jalan” ==> Ini namanya berangan-angan kepada Allah, yakni seolah-olah dia itu pasti hidup selamanya. Seolah-olah Allah bakal nunggu dia taubat baru nyawanya dicabut. Dan sekaligus orang seperti ini menganggap remeh kepada Allah karena mencampur maksiat dgn perintah Allah.

2. “Pakai jilbabnya nanti kalau udah siap” ==>Perkara wajib, tidak menunggu siap atau tidak, kita sudah siap tapi hanya tidak mau saja. Perbanyaklah doa pada Allah, semoga Allah tidak mematikan kita dalam keadaan buruk. Amin.

3. “Jilbabkan hati dulu, karena itu yang penting” ==> Hati tidak perlu pakai jilbab atau tutup aurat, tapi hati harus dibersihkan dan pembersihnya banyak dzikrullah “laailaahaillallah”, ini adalah sebaik-baik dzikir. Dan aurat it ditutup dgn kain.  Tutup saja auratnya, masalah hati serahkan pada Allah, karena Hanya Allah yg maha membolak balikkan hati.

 4. “Yang penting shalat” ==> Kita ganti istilah ini dengan SHALAT ITU PENTING, karena shalat itu kewajiban, kalau yg tertanam kata yang penting shalat, maka yang jadi adanya shalat semaunya, kalau lagi pengen saja, dan tidak memperhatikan rukun shalat. Adanya suka buru-buru atau tidak bersabar dalam beribadah pada Allah. Akhirnya tidak tumaninah atau tenang.

5. “Peraturan ada untuk dilanggar” ==> Istilah ini sangat berpengaruh. Akhirnya aturan-aturan Allah dilanggar juga. Katanya aturan ada untuk dilanggar bro… :) , sangat ironi. Lampu merah aja diterobos karena dalil peraturan ada untuk dilanggar, ya wajar saja ditilang polisi. :p

6. “Kita inikan manusia biasa, bukan malaikat” ==> Iya memang betul kita bukan malaikat, tapi kita bisa bisa lebih mulia dengan mentaati perintah Allah, dan lebih buruk daripada syaitan karena tidak mentaati perintah Allah.

Mungkin sementara cuma ini ya yang bisa kita sharingkan, nanti jika ada waktu di lain kesempatan kita bahas yang lain lagi. Atau ada tambahan? dipersilahkan… :)

By: Muhammad Al-Islam





Ayo, Budayakan Sholat Subuh Berjam’ah di Masjid

31 12 2010

Sumber gambar dari Google.com

Pernahkah kita mengalami atau menjumpai keadaan seperti ini?

# Ada seorang Ustad yang giat berdakwah menyerukan tegaknya syariat Islam. Herannya, dia tidak pernah ditemui saat sholat subuh di masjid. Saat ditanya kemana, dengan ringan dia menjawab, “Pekerjaan manuntut saya bekerja lebih lama, sehingga waktu tidur saya terlambat. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun.” ???

# Ada seorang kawan (dan mungkin kita) yang menyetel alarm untuk bangun di tengah malam demi untuk bisa menonton pertandingan liga champions, tetapi tidak pernah dilakukannya untuk bangun sholat subuh. Gilanya lagi, banyak orang yang menyetel alarm jam 6 pagi. Kenapa tidak jam 4 pagi???

# Ketika kita harus naik pesawat jam 6 pagi, apakah kita akan berusaha tiba di bandara 1 jam sebelumnya? “ya, iya lah…” Atau kita hanya pasrah karena tidak mungkin tiba 1 jam sebelumnya?

# Ketika harus masuk kerja jam 7 pagi, apakah kita akan rela bangun lebih pagi agar bisa masuk kantor tepat waktu? Apalagi bagi yang tempat tinggalnya jauh, mampukah kita bangun lebih pagi agar tidak terlambat? Ataukah kita akan selalu minta ijin kepada atasan kita setiap hari karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk datang pagi-pagi?

# Mengapa kita tidak berani minta ijin kepada atasan kita padahal dia manusia biasa. Sementara kita begitu mudahnya “minta ijin” kepada Allah, yang telah menciptakan kita, untuk terlambat mendirikan sholat subuh???

Coba renungkan.., Kalau ada orang kaya yang berjanji akan memberikan uang Rp 100 jeti kepada kita jika datang ke rumahnya tepat jam 5 pagi. Apakah kita akan mendatanginya? “so pasti…”

Apakah kita akan menolak hanya karena tidak bisa mengatur waktu bangun tidur di waktu pagi?

Sesungguhnya permasalahannya kembali pada diri kita, MAU atau TIDAK.

 ”Pernah salah seorang pemimpin Yahudi mengatakan bahwa mereka tidak takut dengan orang Islam kecuali satu hal, ialah bila jumlah jama’ah sholat subuh menyamai jama’ah sholat jum’at.” Subhanallah…

# Sholat subuh sebagai ujian.

Sholat subuh itu sangat berat. Buktinya, jumlah jama’ah sholat subuh biasanya lebih sedikit dibandingkan sholat lainnya. Ini membuktikan bahwa sholat subuh adalah ujian, pasti sulit tetapi tidak mustahil untuk dilakukan.

“Sesungguhnya sholat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah sholat Isya dan Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

# Keistimewaan Sholat Subuh

1. Mendapat pahala sholat malam satu malam penuh.

 “Barangsiapa yang sholat isya berjama’ah, maka seakan-akan ia telah sholat setengah malam. Dan barangsiapa sholat subuh berjama’ah, maka seakan-akan ia telah mlaksanakan sholat malam satu malam penuh.” (HR. Muslim)

2. Mendapatkan cahaya pada hari kiamat.

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

*Berjalan dalam kegelapan: Pergi untuk melaksanakan sholat isya dan subuh berjama’ah di masjid.

3. Dijanjikan akan masuk surga.

“Barangsiapa yang sholat pada dua waktu yang dingin, maka akan masuk surga.” (HR. Bukhari)

*Dua waktu yang dingin: Sholat ashar dan subuh.

4. Akan dapat melihat Allah di surga.

“Kami sedang duduk bersama Rasulullah, ketika melihat bulan purnama beliau berkata, ‘Sungguh, kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan yang tidak terhalang dalam melihatnya. Apabila kalian mampu, janganlah kalian menyerah dalam melakukan sholat sebelum terbit matahari (subuh) dan sholat sebelum terbenam matahari (ashar), maka lakukanlah.” (HR. Buhari dan Muslim)

5. Terdapat sholat sunnah yang lebih mulia dari dunia dan seisinya.

“Dua raka’at fajar (sholat sunnah sebelum subuh), lebih baik dari dunia dan seisinya.” (HR. Muslim)

6. Waktu yang disaksikan oleh para malaikat.

“Sholat berjama’ah lebih utama dari sholat salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh lima lipat. Malaikat penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu sholat subuh.” (HR. Buhkari)

7. Senantiasa berada di bawah lindungan Allah.

“Barangsiapa yang menunaikan sholat subuh, maka ia berada dalam jaminan (perlindungan) Allah.” (HR. Muslim, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

8. Mendapatkan keberkahan.

Keberkahan itu ada diwaktu pagi, seperti doa yang sering diucapkan oleh Rasulullah,

“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ahmad dan Ibnu Majah)

# Kenapa harus di masjid?

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

*Banyak berjalan: Terbiasa/membiasakan diri

*Dalam kegelapan: Sholat isya dan subuh

*Menuju masjid: Berjama’ah di masjid, bukan di rumah (khusus laki-laki)

#Tips sholat subuh

- Ikhlas

- Tekad yang kuat

- Berdoa kepada Allah agar dibangunkan saat subuh

- Berteman dengan orang soleh yang mau membangunkan

- Mengatur pola tidur

- Tidak tidur dalam keadaan kenyang

- Pasang alarm (min 3x bunyi)

- Mengajak orang lain untuk sholat subuh berjama’ah agar diri ini juga terpacu untuk melakukan hal yang sama.

Ayo kita biasakan sholat subuh tepat waktu dan berjama’ah di masjid (bagi laki-laki) untuk menyongsong kebangkitan Islam. Kalau bukan kita siapa lagi?

Kalau bukan sekarang kapan lagi?

Mohon maaf apabila ada kesalahan, ingatkan saya jika terlupa.

 Semoga hari esok dan seterusnya kualitas ibadah kita menjadi lebih baik lagi.

Barakallah…

Amin ya Robbal ‘alamin.

Dirangkum dari buku:

Misteri Shalat Subuh

Dr. Raghib As-Sirjani





Berinternet Secara Sehat ala Blogger

27 11 2010

sumber gambar by google.com

Alhamdulillah, segala puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena pada kesempatan kali ini kita masih diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dan saling menyapa walaupun hanya melalui media blog internet ini. Dengan adanya blog internet ini, walaupun kita tidak bisa bertemu dan bertatap muka secara langsung, kita masih bisa saling menyapa, saling sharing berbagi ilmu dan pengalaman yang bermanfaat tentunya.

Para sahabat blogger semua, pada kesempatan kali ini saya ingin sharing sedikit masalah tentang Gerakan Internet Sehat. Akhir-akhir ini kita sering dihebohkan oleh adanya tindak kejahatan yang dilakukan oleh beberapa oknum melalui media internet, baik itu penipuan, penculikan sampai pada pembunuhan karakter seseorang. Seperti contoh kasus penculikan seorang siswi SMP beberapa waktu yang lalu karena tergoda oleh seorang pria yang baru dikenalnya melalui media jejaring sosial Facebook. Kemudian baru-baru ini juga marak kasus penipuan melalui media chatting Yahoo. Pada saat chatting, si pembajak akun ini meminta ditransferkan sejumlah uang untuk dikirimkan ke rekeningnya yang mengaku sebagai teman baiknya.  Selain itu, juga kasus saling hujat menghujat dan fitnah pada blog pribadi untuk membunuh karakter seseorang yang dilakukan terhadap saingannya, baik itu saingan bisnis, sampai ke politik. Oleh sebab itulah, saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan kampanye Gerakan Internet Sehat.

Pada dasarnya internet hanyalah sebuah teknoogi yang diciptakan untuk memudahkan dan membantu kebutuhan manusia. Internet adalah sebuah alat yang tergantung bagaimana dan untuk apa kita menggunakan alat tersebut. Internet juga bagaikan sebuah pisau bermata dua. Di satu sisi, internet sangat berguna bagi kehidupan manusia. Namun, di sisi yang lain internet bisa sampai menghancurkan moral si penggunanya apabila digunakan tidak dengan semestinya. Apalagi internet pada jaman sekarang sudah bagaikan sebuah makanan dan menjadi kebutuhan sehari-hari yang harus terpenuhi serta sudah menjadi sebuah gaya hidup masyarakat saat ini.

Berdasarkan data dari Kemenkominfo, sekitar 64 % (persen) pengakses internet di Indonesia adalah golongan remaja. Sehingga bahaya penyalahgunaan internet berpeluang besar terjadi pada anak remaja. Walaupun begitu, amanah dan ajakan untuk berinternet secara sehat tidak hanya dibebankan kepada kaum remaja saja. Para orang tua juga harus bisa memberikan contoh teladan kepada para remaja dalam berinternet secara sehat. Para orang tua harus bisa mendidik anak-anaknya yang baru mengenal internet untuk dapat menggunakannya dengan penuh rasa bertanggungjawab.

Dimulai dengan “blogging sehat”

Kembali ke masalah Gerakan Internet Sehat yang kita bahas di atas, saat ini sudah jarang kita temukan postingan artikel-artikel yang bermanfaat di halaman internet. Sebaliknya, banyak artikel-artikel yang kurang bermanfaat bertaburan di internet seperti postingan artikel-artikel berbau porno dan artikel yang kurang bermanfaat lainnya. Untuk itulah saya rasa tugas kita sebagai blogger untuk  menyajikan suguhan postingan artikel-artikel yang bermanfaat bagi anak bangsa khususnya para remaja. Artikel-artikel yang bermanfaat itu dapat berupa postingan seputar teknologi, nasehat tentang keagamaan yang senantiasa mengajak kepada kebaikan, opini-opini yang membangun dan membuka wawasan terkait isu-isu atau berita terkini di tanah air dan yang paling penting tidak menyajikan postingan artikel yang berbau porno. Jujur saja, walaupun saya tergolong blogger “kemarin sore” yang masih banyak belajar, tapi sudah banyak sekali manfaat yang saya dapatkan dengan blogging sehat di internet, diantaranya:

  1. Dengan menulis di blog, kita bisa mengasah ketrampilan dan kemampuan kita dalam melakukan penalaran terhadap ide-ide dan gagasan serta tentunya dapat memperbanyak perbendaharaan kata.
  2. Dapat memberikan kesenangan batin karena bisa berbagi dengan orang banyak, apalagi kalau postingan artikel kita selalu mengajak kepada hal-hal yang baik dan dapat diterima oleh semua orang.
  3. Dari beberapa postingan yang sudah dipublish oleh blogger, para pembaca bisa menemukan informasi-informasi yang selama ini dicari melalui internet.
  4. Dengan blogging, kita bisa menjalin hubungan silaturahmi antar sesama blogger lainnya di seluruh nusantara karena Indonesia sangat terkenal dengan nuansa silaturahmi yang kental. Dan tentunya masih banyak lagi manfaat yang bisa kita dapatkan dengan blogging secara sehat di internet.

Tips-tips berinternet secara sehat

Bagi mereka yang baru saja berkenalan dengan teknologi internet, sangat perlu dibekali tentang informasi atau tips-tips bagaimana berinternet secara sehat. Hal ini bertujuan agar hal-hal atau kemungkinan buruk dari dampak berinternet yang tidak bertanggung jawab dapat dihindari. Karena sebagian besar yang menjadi korban penipuan atau tindak kejahatan lainnya melalui internet adalah mereka yang masih awam dan baru saja mengenal teknologi internet. Berikut ini ada beberapa tips berinternet sehat bagi remaja yang direkomendasikan oleh komunitas Internet Sehat (www.internetsehat.com).

  1. Ketika sedang menggunakan internet atau chatting, berhati-hatilah terhadap orang yang memberikan data dirinya. Jangan mudah terpengaruh dan tertarik terhadap data-data pribadi seseorang yang menarik perhatian kita. Karena bisa saja orang yang kita kenal melalui internet tidak seperti yang kita bayangkan sebelumnya. Di internet banyak sekali orang yang iseng-iseng mengubah jati dirinya menjadi orang lain. Baik itu menjadi lebih muda atau tua dan mengaku menjadi pria atau wanita walaupun hanya bermaksud bercanda dan menjahili orang lain.
  2. Jangan mudah mempublikasikan atau memberikan data diri yang bersifat privasi kepada orang-orang yang baru dikenal melalui internet seperti tanggal lahir, usia, alamat rumah, nomor telepon dan bahkan nomor rekening tabungan. Jangan pedulikan permintaan orang-orang yang baru dikenal melalui internet yang membuat kita tidak nyaman, tinggalkan saja.
  3. Jika sudah berjanji untuk bertemu dengan seseorang yang baru saja kita kenal melalui internet, ajaklah seorang teman baik yang kita kenal di dunia nyata ketika menemuinya. Karena kita belum tahu orang yang akan kita jumpai itu seperti apa sebelumnya.
  4. Jika sedang mengalami masalah dan ingin mencari tempat untuk curhat, carilah teman baik di dunia nyata untuk tempat berbagi dan bercerita. Bercerita kepada seorang teman di dunia nyata jauh lebih baik dan lebih terpercaya daripada kepada seseorang yang baru kita kenal melalui chat room di internet.
  5. Jika menerima kiriman email, file ataupun gambar-gambar yang isinya mencurigakan, langsung hapus saja kiriman tersebut dan jangan hiraukan isinya. Anggap saja kiriman itu sebagai email sampah. Kita bisa rugi besar hanya karena mempercayai sesuatu yang tidak ada gunanya.
  6. Jauhi chat room ataupun mailling list yang isinya provokatif atau berisi hal-hal negatif lainnya. Jangan mudah terperdaya dengan rayuan-rayuan orang yang baru kita kenal di internet untuk menjadikannya sebagai seorang teman di dalam kehidupan nyata.
  7. Jangan mudah terpancing dengan seseorang yang mencoba untuk memanas-manasi dan mengajak berdebat serta bertengkar di internet. Jika kita sampai terpancing, maka kita akan menjadi rugi sendiri karena meladeni sesuatu yang tidak ada gunanya.

Akhir kata, semoga artikel yang singkat dan sederhana ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan menjadikan kegiatan berinternet kita lebih sehat serta terhindar dari hal-hal yang tidak berguna. Amin… :)

Karena kita yakin, dengan berinternet secara sehat, pasti bisa bikin hebat!!! Insya Allah.

***

Sanggau, 28 November 2010








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.