Category Archives: Kajian

Tabligh Akbar: Peran Aqidah Dalam Membentuk Rumah Tangga SAMARA

IMG-20151127-WA000

***

Pengurus Masjid Agung Al-Muawwanah Sanggau bekerjasama dengan Majelis Taklim Imam Syafi’i mengadakan Tabligh Akbar dengan tema “Peran Aqidah Dalam Membentuk Rumah Tangga SAMARA (Sakinah Mawadah dan Warohmah). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Shafar 1437 H, atau bertepatan dengan tanggal 28 Nopember 2015, bertempat di Masjid Agung Al-Muawwanah Sanggau ba’da sholat Maghrib berjama’ah. Adapun materi ceramah dibawakan oleh Ustadz Abu Ammar Abdul Adziem Al Ghoyami, yang mana saat ini beliau dalam kesehariannya bertugas sebagai Pimpinan Ponpes Salman Al-Farisi yang bertempat di Kediri,  Jawa Timur.

Dalam mukadimahnya beliau menyampaikan bahwa peran aqidah sangat diperlukan dalam membentuk rumah tangga Samara. Karena beliau yakin bahwa tidak ada satu orang pun di muka bumi ini yang ingin membangun rumah tangga yang tidak bahagia. Beliau menyampaikan bahwa standar kebahagiaan itu ada tiga (3), dimana pada saat bangun dari tidurnya dia merasa aman dan tentram; merasa sehat wal’afiat; dan memiliki sesuatu yang cukup untuk dimakan pada hari itu. Apalah artinya hidup mewah tapi kita sering sakit-sakitan, maka tidak akan bisa merasakan arti dari kemewahan tersebut.

Kemudain beliau juga sampaikan ada empat (4) kunci kebahagiaan dunia menurut hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam (HR. Ibnu Hibban, dishahihkan oleh Al-Arna’uth), diantaranya :

  1. Tempat tinggal yang luas/lapang
  2. Kendaraan yang baik dan nyaman untuk ditumpangi
  3. Pasangan (suami/istri) yang soleh dan soleha
  4. Tetangga yang baik

Kegiatan ini dihentikan rehat sejenak menyambut kumandang adzan Isya dan dilanjutkan setelah sholat Isya berjama’ah.

IMG-20151128-00344

***

Kemudian pada sesi ke dua (setelah sholat Isya) beliau menyampaikan beberapa materi inti, diantaranya mengapa Aqidah yang benar sangat berperan dalam membentuk keluarga SAMARA:

  • Aqidah yang benar bisa menghasilkan kekuatan batin yang tulus, sehingga bisa muncul sifat dan akhlak yang terpuji serta budi pekerti yang luhur.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam di dalam hadits nya beliau bersabda, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya diantara mereka” (HR. Ahmad, Abu Daud, At-Trimidzi, dan Al-Hakim)

  • Aqidah yang benar adalah sumber ketenangan dan ketentraman jiwa.

Rumah tangga yang Sakinah bukan berarti tidak ada cobaan/gangguan/hambatan, akan tetapi rumah tangga yang sakinah adalah yang bisa menyelesaikan semua masalah tersebut dengan orientasi atau landasan iman.

Beliau mencontohkan kisah ketika para istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam berkumpul dan sepakat untuk meminta tambahan uang belanja. Lalu turunlah surat Al-Ahzab ayat 28 dan 29 kepada Rasulullah. Lalu beliau sampaikan kepada istri-istrinya, dan meraka sepakat untuk memilih Allah, Rasul-Nya dan hari akhirat, serta bersabar dengan kondisi yang ada pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam.

  • Aqidah yang benar akan membersihkan semua penyakit hati.

Penyakit hati yang sering muncul dalam keluarga diantaranya iri, dengki, hasad, hasut, sering buruk sangka dan bahkan syirik. Dengan aqidah yang benar maka akan memunculkan rasa takut kepada Allah sehingga kita semua dapat menjauhi penyakit hati yang disebutkan tadi.

  • Aqidah yang benar akan memberikan rasa kepercayaan diri pada seorang muslim dan muslimah.

Pesan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam kepada Ibnu Abbas:

Dari Abu Al ‘Abbas, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu anhu, ia berkata : Pada suatu hari saya pernah berada di belakang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda : “Wahai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat : Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjaga kamu. Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati Dia di hadapanmu. Jika kamu minta, mintalah kepada Allah. Jika kamu minta tolong, mintalah tolong juga kepada Allah. Ketahuilah, sekiranya semua umat berkumpul untuk memberikan kepadamu sesuatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang sudah Allah tetapkan untuk dirimu. Sekiranya mereka pun berkumpul untuk melakukan sesuatu yang membahayakan kamu, niscaya tidak akan membahayakan kamu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu. Segenap pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.” (HR. Tirmidzi)

  • Aqidah yang benar akan menimbulkan semangat dan motivasi.

Dengan adanya aqidah yang benar, maka akan ada semangat dan motivasi untuk bekerja. Sang suami menjadi semangat untuk bekerja mencari nafkah bagi keluarga. Begitu juga sang istri akan semangat untuk mengerjakan tugas dan pekerjaan sehari-hari di rumah dengan ikhlas demi terpenuhinya hajat suami dan anak-anak di rumah. Jika rumah tangga ditimpa musibah dan cobaan, mereka tidak mudah galau dan putus asa. Karena seorang muslim yang benar-benar beriman kepada Allah tidak akan pernah merasa putus asa, karena mereka yakin pertolongan Allah akan selalu ada di saat mereka membutuhkan.

Pada akhir ceramahnya, beliau menyampaikan pesan bahwa jika ingin rumah tangga kita   Sakinah Mawadah dan Warohmah, kuncinya adalah dengan cara memperbaiki aqidah kita. Karena dengan aqidah yang benar, maka akan terbentuklah keluarga yang SAMARA. Jangan pernah jenuh untuk mempelajari materi tentang aqidah. Karena materi yang sering kita anggap sepele sangat begitu penting perannya di dalam menuntun kehidupan kita sehari-hari sesuai ketentuan yang telah disyariatkan oleh Allah.

Mudah-mudahan materi di atas bisa bermanfaat bagi kita semua dan semoga Allah senantiasa memberikan hidayah serta taufik-Nya kepada suami, istri, serta anak-anak kita sehingga keluarga kita menjadi keluarga yang Sakinah Mawadah dan Warohmah. Insya Allah.

Adapun setelah penampaian materi ada sesi tanya jawab dimana bagi para penanya akan mendapatkan hadiah menarik berupa majalah As-Sunnah.

*Panggah Santoso, 29 Nopember 2015

Iklan
%d blogger menyukai ini: